Bangunan Puskesmas Senilai Rp. 10 milliar Ditelantarkan

LMN/Jeneponto-Pusat Kesehatan Masyarakat atau lebih akrab disebut Puskesmas selama ini sudah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di level primer. Sehingga keberadaannya hampir disetiap kecamatan hingga kelurahan.


    Sejak dahulu hingga kini Puskesmas sudah menjadi rujukan awal bagi pasien, apa lagi kini sudah banyak Puskesmas yang menyiapkan ruang rawat nginap.


    Bicara soal penanggulangan penyakit, termasuk Covid 19 pun dinilai akan jauh lebih efektif karena masyarakat lebih mudah menjangkau Puskesmas.


Terbengkalai


   Tapi, lain lagi di Kabupaten Jeneponto. Mungkin para petinggi di daerah tersebut melihat Puskesmas hanya sebuah " assesories " kota belum merupakan satu kebutuhan.


   Kini, sudah menjadi konsumsi publik soal dipindahkannya pembangunan Puskesmas Tamalatea ke Embo.


     Ironisnya, Puskesmas yang menghabiskan biaya hampir Rp. 10 milliar itu kini sudah  rampung ditelantarkan begitu saja.


     Puskesmas yang dibangun menggunakan dana tahun 2019/2020 dibiar kan dihuni hewan seperti kambing.


    Dipindahkannya pembangunan puskesmas itu tersebar kabar, karena lokasi baru itu milik para pejabat Pemkab Jeneponto yang lahannya ingin segera di uangkan, maka meski tidak cocok tetap harus pindah. 


    Dijelaskan oleh warga, biaya ganti rugi lahan sangat menggiurkan mencapai Rp. 4 miliar. 


    Pihak kontraktor yang dihubungi pun mengatakan lokasi itu tidak cocok selain jauh dari jalan raya juga tidak ada air.


    Menurutnya, selama proses pembangunan pihaknya mengalami kesulitan, namun tidak dijelaskan kesulitan bagaimana ? 


    Sekertaris Daerah yang dihubungi lewat ajudannya di no. 08114160XXX tidak berhasil. ( ab )


Editor_Ramzi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengadilan Negeri Watampone Telah Memutuskan Sekdes Nagauleng Sebagai Terpidana Penjara 4 Bulan Masa Percobaan 6 Bulan!!

Saksi Mengklaim Visum Forensik RS. Bhayangkara Diduga Tidak Benar

Kuasa Hukum Pelapor Amiruddin, Achmad Ilham Angkat Bicara Menanggapi Laporan kliennya Yang di A2 kan